<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117</id><updated>2011-07-28T12:06:20.371-07:00</updated><category term='KERNA RINDU MEMANG SELALU MENYERU KALBUKU'/><category term='PUTINGBELIUNG Dari SEMARANG.'/><category term='YOYOK Ke EROPA'/><category term='REPORTASE KAMI DI SOLO'/><category term='Dewan Kesenian Semarang berkeringat'/><category term='PERNAH SEMPAT NYARIS LENYAP'/><category term='KERJA BARENG TBJT SOLO'/><category term='kampanyeCinta DI TEGAL'/><category term='TIMUR DAN KAWAN-KAWAN DI TBJT SOLO'/><category term='MEMANG UNTUK DARMANTO JATMAN'/><category term='CATATAN DARI LUAR PAGAR MENGENAI TIMUR SINAR SUPRABANA'/><category term='DARI TIMUR UNTUK KALIAN'/><category term='lagi'/><category term='CERMIN dari TIMUR dan HANDRY'/><title type='text'>rumah budaya gubugpenceng</title><subtitle type='html'>rumah budaya gubuGPenceng merupakan penyelenggara kagiatan berkesenian dan berkebudayaan. bentuk kegiatan yang dipilih menajam pada penerbitan karya sastra, pertunjukan seni, diskusi, workshop, dan pendokumentasian. kami tak berpintu. artinya, dengan penuh penghormatan dan luhur, membuka kemungkinan bekerjasama dengan insan ataupun organisasi lain yang berakal sehat dan bermartabat!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-3055927309895433481</id><published>2008-07-07T08:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-07T08:32:57.773-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dewan Kesenian Semarang berkeringat'/><title type='text'>hmm.., akhirnya Dekase bermanfaat juga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SHI3HXHabjI/AAAAAAAAAEI/ZgLUBl5T-RQ/s1600-h/4+KUMPULAN+PUISI+TERBITAN+DEKASE.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SHI3HXHabjI/AAAAAAAAAEI/ZgLUBl5T-RQ/s320/4+KUMPULAN+PUISI+TERBITAN+DEKASE.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5220295517679545906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-size:180%;" &gt;Luar biasa&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dekase &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0); font-weight: bold;"&gt;terbitkan empat kumpulan puisi!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 0);" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;LUAR BIASA!&lt;/b&gt; Untuk kali yang pertama di sepanjang sejarah keberadaannya, baru ini kali Dewan Kesenian Semarang (Dekase) berhasil membuktikan manfaat keberadaannya sebagai fasilitator kerja berkesenian, teristimewa seni sastra. Ini terjadi ketika Dekase, di bawah kepemimpinan Marco Marnadi SH, secara mengesankan dan mengejutkan berhasil menerbitkan sekaligus empat buku kumpulan puisi dalam rentang waktu relatif singkat. Hanya satu semester, enam bulan, terhitung sejak Januari 2008.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Kumpulan puisi pertama, yang memperoleh apresiasi bagus dalam skala nasional, adalah &lt;i&gt;sihir Cinta&lt;/i&gt;. Kumpulan puisi yang memuat lebih dari seratus puisi terpilih karya penyair utama terpenting di Semarang, Timur Sinar Suprabana. “Buku ini diterbitkan melalui kerjasama dengan Rumah Budaya &lt;i&gt;Gubug Penceng&lt;/i&gt; yang selama ini dikelola oleh Timur Sinar Suprabana,” ujar Soekamto, sekretaris Dekase, yang bersama Marco Marnadi mengambil peran terdepan dalam upaya menerbitkan &lt;i&gt;sihir Cinta.&lt;/i&gt; “Kumpulan puisi dengan gambar sampul lukisan karya Markaban itu, menurut saya, merupakan salah satu kumpulan puisi yang dicetak dalam format termasuk mewah,” katanya menambahkan. Tetapi, menurut Soekamto yang juga dikenal sebagai aktot teater dan penyair itu, nilai pentingnya bukan terletak pada format mewah itu. “Buku itu menjadi penting karena merupakan wujud nyata dari adanya realisasi proses kerja kreatif berkesusastraan yang dilakukan oleh penyairnya,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Dalam waktu sebulan sesudah menerbitkan &lt;i&gt;sihir Cinta,&lt;/i&gt; melalui kerja sama dengan Rumah Budaya &lt;i&gt;Gubug Penceng&lt;/i&gt; dan Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) di Solo, Dekase kembali menerbitkan kumpulan puisi bertajuk &lt;i&gt;langit Semarang&lt;/i&gt;. Buku kumpulan puisi yang juga berhias gambar sampul lukisan Markaban itu, sebagaimana dinyatakan oleh Timur Sinar Suprabana, memuat puisi-puisi karya Adin Histeria, Slamet Priyatin, Soekamto, Beno Siang Pamungkas, Handry TM dan Timur Sinar Suprabana. “Ini merupakan kumpulan puisi yang secara eksplisit cukup merepresentasikan &lt;i&gt;macam bagaimana wajah kepenyairan di Semarang&lt;/i&gt;&lt;i&gt;langit Semarang&lt;/i&gt;. Mereka selain biasa mempublikasikan karya melalui media massa cetak, juga mewartakan realisasi kerja menyairnya lewat &lt;i&gt;blog&lt;/i&gt; yang dikelola secara ptibadi. Artinya, Semarang juga memiliki cukup banyak penyair dengan sajak-sajak memukau yang selama ini memberdayakan &lt;i&gt;dunia maya&lt;/i&gt; sebagai media ekspresi,” papar Timur.&lt;/span&gt; terhitung sejak paruh dasawarsa delapanpuluh,” ujar Timur. “Kendati demikian, tentu saja bahwa penyair di Semarang sangat bukan hanya kami berenam ini yang patut dicatat dalam peta syair-menyair di kota tanpa identitas jelas ini,” kata Timur mengingatkan. “Masih ada lebih dari tigapuluh penyair di Semarang selain yang puisi-puisinya terhimpun dalam &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 255);" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Bulan Pecah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Menerbitkan &lt;i&gt;sihir Cinta &lt;/i&gt;(02/2008) dan disusul kemudian dengan &lt;i&gt;langit Semarang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; (04/2008), sebagaimana dinyatakan oleh Marco Marnadi, ketua Dekase, hanya merupakan kerja awal. “Sesudah dua kumpulan puisi itu kami kembali menerbitkan kumpulan tunggal puisi dan kumpulan yang memuat sekaligus beberapa karya penyair di Semarang dari generasi terkini,” kata Marco.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Kumpulan yang dimaksud adalah &lt;i&gt;Bulan Pecah&lt;/i&gt; terbit Juni 2008 yang memuat lebih dari seratus sajak pilihan karya Soekamto. Menyusul kemudian munculnya &lt;i&gt;Aku Ingin Mengirim Hujan&lt;/i&gt; yang terbit awal bulan Juli. “Kumpulan puisi &lt;i&gt;Aku Ingin Mengirim Hujan &lt;/i&gt;ini merupakan buku puisi yang memuat karya dari puluhan penyair generasi muda di Semarang,” jelas Marco. “Artinya, &lt;i&gt;Aku Ingin Mengirim Hujan&lt;/i&gt; juga merupakan semacam etalase yang memungkinkan masyarakat peminat dan pemerhati sastra, khususnya puisi, untuk lebih mengetahui realitas kepenyairan dari generasi terkini yang ada di Semarang, Ialah generasi yang masih memungkinkan untuk makin berkembang di kemudian hari,” kata Marco menambahkan. “Kumpulan puisi &lt;i&gt;penyair pemula&lt;/i&gt; ini terbit dengan melibatkan komunitas pekerja seni &lt;i&gt;Komunitasku&lt;/i&gt; yang juga dikelola oleh pencinta seni dari generasi terkini. Anak-anak muda dengan usia di bawah tigapuluh tahun,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Secara khusus patut pula disebutkan di sini, bahwa &lt;i&gt;Bulan Pecah&lt;/i&gt; secara tak terduga menjadi kumpulan sajak yang “lengkap” tidak saja untuk mencermati kepenyairan Soekamto, tetapi juga untuk “menyerap” macam bagaimana pengamat sastra dalam mengapresiasi realitas berkesusastraan di Semarang. Pengantar yang ditulis oleh Agus Maladi Irianto untuk &lt;i&gt;Bulan Pecah&lt;/i&gt;, sangat menjelaskan dan bahkan menegaskan; bahwa Semarang memang tak memiliki akar tradisi berkesusastraan yang kuat. Maka &lt;i&gt;Bulan Pecah&lt;/i&gt; dan juga tiga buku lain terbitan Dekase, barangkali bisa menjadi awal mula lahir-hadirnya tradisi yang &lt;i&gt;endah &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;edhi peni &lt;/i&gt;itu. Mengapa tidak? Sebab, sebagaimana yang ditegaskan oleh Triyanto Triwikromo dalam catatan kritis untuk &lt;i&gt;Bulan Pecah&lt;/i&gt;, “dunia puisi” bisa juga hadir sebagai “dunia sederhana”. Ialah sebuah dunia yang tak dipercanggih dan diperumit dengan sirkus kata-kata!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%; color: rgb(255, 204, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Patut di ketengahkan di sini, bahwa kinerja Dekase di bawah pimpinan Marco Marnadi juga memperoleh apresiasi patut dipujikan dari “orang luar”. Setidaknya, sebagaimana diungkap oleh Sunu, ketua Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah, kinerja Dekase di bawah kepemimpinan Marco layak diacungi jempol. “Masalahnya, setelah sanggup menerbitkan, bagaimana mempopulerkan apa yang sudah diterbitkan itu,” ujar Sunu yang juga memprakarsai peluncuran &lt;i&gt;sihir Cinta&lt;/i&gt; karya Timur Sinar Suprabana dengan pembicara utama KH Mustofa Bisri (Gus Mus) beberapa waktu lalu..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%;" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);font-size:130%;" &gt; Kesemua bukti realisasi faedah keberadaan Dekase itu, sebagaimana dinyatakan Soekamto sebagai sekretaris Dekase, akan digulirkan melalui event khusus yang terjadualkan pada hari Jum’at (11/07) mulai jam 19.00 di Teater Arena Taman Budaya Raden Saleh, Jalan Sriwijaya Semarang. Forum terbuka untuk umum secara cuma-cuma. &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;(wiwik-mc-wawasan)&lt;/b&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-3055927309895433481?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/3055927309895433481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=3055927309895433481&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/3055927309895433481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/3055927309895433481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/07/hmm-akhirnya-dekase-bermanfaat-juga.html' title='hmm.., akhirnya Dekase bermanfaat juga'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SHI3HXHabjI/AAAAAAAAAEI/ZgLUBl5T-RQ/s72-c/4+KUMPULAN+PUISI+TERBITAN+DEKASE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-4592021013918495954</id><published>2008-07-01T06:58:00.001-07:00</published><updated>2008-07-01T07:17:31.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOYOK Ke EROPA'/><title type='text'>YOYOK GREGET GETARKAN PARIS dan SPANYOL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SGo7eGP60PI/AAAAAAAAAEA/sYJbjJtU5Mo/s1600-h/Untitled-Scanned-15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SGo7eGP60PI/AAAAAAAAAEA/sYJbjJtU5Mo/s320/Untitled-Scanned-15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218048506521637106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;yoyok bambang priyambodo, penari dan kreator tari utama terpenting semarang yang juga orang nomor satu di sanggar Greget, terpastikan bakal menggetarkan Paris, Perancis dan Zaragoza, Spanyol. ini termungkinkan terjadi karena mas yok, begitu ia biasa dipanggil, terjadualkan tampil di &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Carnaval Tropical de Paris 2008&lt;/span&gt; dan juga lanjut di &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;Expo Zaragoza Spanyol 2008&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;sebagai satusatunya kreator tari di semarang yang biasa melawat ke luar negeri, ini kali mas yok terjadual tampil mulai tanggal 5 sampai dengan 13 Juli 2008.&lt;br /&gt;sepadan dengan basic kreativitasnya, mas yok hendak menampilkan karya garap dan karya klasik (tradisi).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-4592021013918495954?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/4592021013918495954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=4592021013918495954&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/4592021013918495954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/4592021013918495954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/07/yoyok-greget-getarkan-paris-dan-spanyol.html' title='YOYOK GREGET GETARKAN PARIS dan SPANYOL'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SGo7eGP60PI/AAAAAAAAAEA/sYJbjJtU5Mo/s72-c/Untitled-Scanned-15.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-4300363083612842217</id><published>2008-07-01T06:58:00.000-07:00</published><updated>2008-07-01T06:59:31.927-07:00</updated><title type='text'>YOKo</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-4300363083612842217?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/4300363083612842217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=4300363083612842217&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/4300363083612842217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/4300363083612842217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/07/yoko.html' title='YOKo'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-5451227407645849750</id><published>2008-05-26T08:39:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T06:50:32.203-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUTINGBELIUNG Dari SEMARANG.'/><title type='text'>berdua: MENGGETARKAN yogya</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;TIMUR SINAR SUPRABANA&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;BENO SIANG PAMUNGKAS&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;, Minggu malam, 25 Mei 2008, mulai jam 20.00 hingga menjelang tepat jam 23.00, boleh dikata benar-benar menggetarkan publik penikmat sastra di Yogya. Ini terjadi ketika Timur dan Beno hadir dalam forum Pertunjukan Seni Baca Puisi di Taman Budaya Yogya atas undangan Stodio Pertunjukan Sastra Yogya yang dikelola oleh Mustofa W. Hasyim bersama Hari Leo dan kawan-kawan.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Timur&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;, penyair utama terpenting Semarang saat ini, mengusung&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;sihirCinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;, sedangkan &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;Beno&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;menghadirkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;Ensiklopedi Kesedihan&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua penyair ini sejak awal memang sudah diprediksi bakal "mengacau" Yogya tidak saja melalui aksi panggung mereka, namun juga lewat sikap tegas dan tangguh dalam mencermati dan mereaksi realitas keindonesiaan kita yang sedang kalangkabutan. dan, benar saja, keduanya sanggup menggetarkan audiens melalui pembacaan puisi mereka ataupun pemikiran mereka yang membanjir pada babak dialog dan diskusi.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Timur &lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;dengan tak kenal ampun menyoal dan menghajar realitas semacam ini: &lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;Tidak ada satu hal baikpun di Indonesia yang menunjukkan peningkatan. Sebaliknya, tidak ada satu hal burukpun di Indonesia yang dapat ditekan untuk tidak melaju ke titik yang menjadikan masyarakat, bangsa dan negeri ini makin remuk redam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;Beno &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;memapar larik peristiwa yang menghantarkannya melahirkan deret sajak dalam &lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;Ensiklopedi Kesedihan&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; dan memang merupakan realitas peristiwa dalam frame besar yang patut membuat siapapun yang berhati nurani dan berakal sehat untuk layak merasa bersedih.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;Selain &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Timur &lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;dan&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;Beno&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;, menyempurnakan forum malam itu, hadir juga &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Yoyok Setara&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;, yang menyanyikan sajak-sajak &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;Beno&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;. &lt;/span&gt;Antara lain, &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Nasionalisme Sebotol Cong Yang&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-5451227407645849750?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/5451227407645849750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=5451227407645849750&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/5451227407645849750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/5451227407645849750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/05/berdua-menggetarkan-yogya.html' title='berdua: MENGGETARKAN yogya'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-6246630538658146478</id><published>2008-05-13T08:28:00.000-07:00</published><updated>2008-05-13T08:32:11.722-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CATATAN DARI LUAR PAGAR MENGENAI TIMUR SINAR SUPRABANA'/><title type='text'>DARI SANG LINTANG LANANG</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;font-size:180%;" &gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;font-size:180%;" &gt;&lt;i&gt;SihirCinta&lt;/i&gt; Timur Sinar Suprabana&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;font-size:130%;" &gt;catatan: Sang Lintang Lanang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Negeri macam apa ini, dimana para pemimpinnya lebih bisa menangis ketika menonton Ayat-Ayat Cinta, sementara ketika bertemu dengan para korban Lumpur Lapindo, menghela nafas-pun tidak. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Kegelisan semacam inilah yang mendasari seorang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);" &gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://sajaksajaktimursinarsuprabana.blogspot.com/"&gt;Timur Sinar Suprabana&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; melahirkan ‘Sihir Cinta’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Sihir Cinta ini adalah buku kumpulan puisi terbaru karya Timur. Yang diakui oleh penulisnya, sebagai sebagai usaha untuk ‘mengeja kahanan’. Tak heran, acara peluncurannya di Ruang Serbaguna DPRD Wilayah Jateng ini, diberi judul ‘Gus Mus dan Timur Mengeja Kahanan. Karena memang, acara yang juga didukung &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);" &gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://www.gusmus.net/"&gt;KH. Mustofa Bisri&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; ini tak sekedar sebuah peluncuran buku puisi biasa. Tak sekedar berbicara mengenai puisi sebagai sebuah karya seni yang (tentunya) sarat akan berbagai keindahan kata-kata. Melainkan menjadi sebuah acara obrolan, tentang berbagai fenomena sosial dan politik Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Di awal obrolan, saya sempat termangu karena ternyata saya salah menduga arah pembicaraan. Namun seiring dengan perjalanan obrolan, saya merasa cukup nyaman untuk terus mengikuti acara ini. Bahkan menurut saya, acara yang dihadiri Sitok Srengenge, dan beberapa kalangan seniman dan budayawan ini, justru lebih ‘menarik’ daripada yang ada di bayangan saya sebelumnya. Karena disini, yang disoroti tidak sekedar tentang puisi dan segala tetek bengeknya. Namun ‘lebih’ daripada itu. Yakni, sebuah realita sosial yang selama ini menghimpit keseharian kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Dalam dialog yang dimoderatori penyair Beno Siang Pamungkas ini, Timur mengungkapkan bagaimana benaknya terus bertanya-tanya. Bagaimana mungkin seorang pemimpin negeri lebih bisa bisa tersentuh hatinya ketika menikmati sebuah film yang berada di luar batas realitas. Namun begitu menghadapi kenyataan derita yang sesungguhnya, hati mereka seakan beku tanpa ekspresi. Ada apa ini? Sebuah pertanyaan yang terus mengiang-ngiang. Ditambah lagi, ketika menemukan berbagai fakta tentang berbagai kemorat-maritan bangsa belakangan ini. Seperti kasus banyaknya orang tua, yang begitu tega membunuh buah hatinya sendiri. Sementara pada tahun 1981 lalu, hanya ada 1 kasus penganiayaan oleh orang tua kepada anak. Yakni kasus Ari Hanggara yang demikian melegenda. Ada apa ini sebenarnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Pada kesempatan yang sama, Timur juga menyayangkan berbagai macam statement yang dikeluarkan beberapa diantara kalangan budayawan dan tokoh masyarakat kita. Diantaranya, WS Rendra dan Permadi. Yang seringkali berbicara mengenai Kalatidha dan Kalabendhu, serta tak henti-hentinya menyitir ramalan Jayabaya tentan jaman edan. Pandangan semacam itu, menurut Timur benar-benar sebuah pemahaman yang menyesatkan. Dimana, seakan segala macam bencana yang ada di sekitar kita, adalah satu hal yang memang sudah ‘seharusnya’ terjadi dari sananya. Timur menyebutnya sebagai sebuah kesalahan berpikir. Sebuah pandangan ‘mistisis yang kewalik-walik’. Yang akan menghilangkan daya hidup seseorang. Bagi Timur, tanah longsor bukanlah murka tuhan. Melainkan sebagai sebuah dampak dari apa yang manusia lakukan. Tanah longsor tidak akan pernah terjadi, jika manusia menjaga hutan dan tidak menebangi pohon-pohonnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Seperti ‘kesalahan’ Jesus ketika berdiri di detik-detik akhir penyaliban, yang berkata, ‘Oh Tuhan.., kenapa kau meninggalkanku…’, demikianlah kesalahan manusia-manusia semacam ini. Yang menganggap, bahwa tuhan meninggalkannya dengan menimpakan berbagai bencana. Karena menurut Timur, tuhan sebenarnya sama sekali tak pernah benar-benar berpaling. Segala macam bencana yang belakangan ini menimpa, adalah ‘hasil’ atas apa yang kita lakukan sendiri. Bukan murka tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Mengenai pilkada, Timur mempunyai sebuah pendapat tersendiri. Baginya pilkada tak pernah berarti penting, ketika calon independen tidak pernah diberi kesempatan untuk turut serta berkompetisi. Sementara Gus Mus berargumen, pilkada belakangan ini hanya berarti penting 'bagi para tim sukses para calon' saja. Namun Timur langsung berkata tegas, ‘TIDAK’, ketika ditanya, apakah jika calon independen dibukakan jalan, dia akan mencalonkan dirinya sebagai martir untuk memperbaiki keadaan ini. Karena sampai kapanpun, Timur akan tetap menjadi seorang Timur. Sang penyair yang akan terus mengeja kahanan. Dan seperti sudah seharusnya, tugas penyair adalah bersyair. Pun juga ketika berusaha mengeja kahanan. Dan selama keadaan masih seperti ini, Timur berkomitmen akan selalu memilih untuk tetap 'tidak memilih'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Timur juga menambahkan, apa yang selama ini dilakukan rakyat tak lebih dari sebuah representasi sikap para pemimpin mereka. Jika para pemimpin menghalalkan korupsi, tak heran jika rakyat menganggap tindak korupsi sebagai sebuah kewajaran. Ketika pimpinan tak memiliki kepekaan, bagaimana mungkin para jelata akan memilikinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Sementara itu, Gus Mus juga menyoroti tentang kerancuan cara berpikir yang belakangan ini terjadi. Bagaimana mungkin, orang yang dituduh sesat justru dipukuli dengan berlindung di balik ayat-ayat suci? Kita tidak akan pernah benar-benar bisa berbicara tentang &lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;amar ma’ruf nahi munkar&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;, ketika hati kita didasari oleh kebencian. Orang yang tersesat, harusnya disadarkan bahwa dia itu tersesat. Karena dia itu, salah memilih jalan untuk menuju tujuan. Bukannya justru digebuki dan dipukuli. Siapakah sebenarnya yang sesat, ketika ada orang dari luar kota yang salah memilih jalan untuk menuju sebuah tujuan, namun bukannya diberi tahu jalan yang benar, namun justru ditempelengi? Siapa sebenarnya yang sesat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Di tengah-tengah obrolan, tiba-tiba ada peserta dialog yang menanyakan sebuah pertanyaan menarik. ‘Apakah puisi bisa merubah keadaan dan manusia? Sehingga Timur rela bercapek-capek ria menulis puisi untuk ‘sekedar’ mengeja keadaan?’ Menanggapi pertanyaan ini, Timur berkata ‘bisa’. Dengan catatan, dalam skala tertentu. Toh dia bisa mengenal wanita yang sekarang menjadi ibu dari dua anaknya, juga karena puisi. Sebuah komentar yang memancing tawa para peserta dialog. Sekaligus sebagai sebuah jawaban. Bahwa merubah keadaan, tidak harus berarti merubah sesuatu yang besar. Karena itu, bukan tanggung jawab seorang penyair. Tanggung jawab penyair, hanya sekedar bersyair. Dan karena tuhan tidak mungkin menciptakan sesuatu yang sia-sia, demikian juga dengan seorang Timur. Yang tak mungkin menciptakan sesuatu, untuk kesia-siaan belaka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Dan ketika berbicara mengenai spiritualitas, Gus Mus secara terus terang menyatakan keheranannya. Karena saat ini, demikian banyak ‘perusahaan spiritual’ yang menjadi lahan bisnis beromzet milyaran rupiah. Menurutnya, kehadiran perusahaan-perusahaan semacam ESQ dan sebagainya itu, amat sangat mengherankan. Entahlah. Saya sendiri juga tak jarang 'menanyakan hal tersebut. Apakah (kalau boleh berburuk sangka) ini adalah suatu usaha sebagian orang yang memanfaatkan keadaan, atau justru sebaliknya. Konsumen membeli, karena ada produsen yang menjual? (Sekali lagi) entahlah. Namun jika saya boleh berspekulasi, kelangkaan ‘tuhan’ di masing-masing jiwa manusia-lah, yang membuat perusahaan semacam ini laris manis di pasaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Timur juga mengkritisi wacana yang mengatakan bahwa 'jawa' akan bisa menjadi pemimpin dunia, jika hancur terlebih dulu. Menurutnya itu adalah sebuah wacana yang mengada-ada. Kasus negeri 'jepang' yang sebelumnya ‘kehilangan’ hirosima dan nagasaki sebelum berjaya, tidak bisa dijadikan patokan. Pemikiran yang seringkali diungkapkan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);" &gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://padhangmbulan.com/"&gt;Emha Ainun Nadjib&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; itu, melemahkan daya juang kita sebagai manusia. Karena memang selama ini, jawa sama sekali tidak ada indikasi untuk menuju ke sana. Tidak ada satupun fakta, yang bisa dijadikan indikator bahwa jawa 'akan' memimpin dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Begitulah. Dialog peluncuran puisi ini meluncur menjadi sebuah pembicaraan yang kompleks, gado-gado dan terkesan riuh rendah. Namun menurut saya, hal ini amat bisa dimaklumi. (&lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Bagaimana mungkin, dalam kondisi sekarang ini, kita bisa berbicara tentang Indonesia tanpa sebuah keriuh rendah-an?&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;) Disini tidak hanya dibicarakan tentang keindahan kata-kata semata. Melainkan, juga bicara tentang sosial politik Indonesia, dan kebangsaan. Sebuah simbiosis yang indah, antara seni dan politik. Hal ini mengingatkan saya akan &lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;ontran-ontran&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; di kalangan seniman beberapa puluh tahun lalu. Dimana terjadi pro kontra tentang pandangan seniman berbasis Lekra, yang menyatakan 'politik sebagai panglima'. Sementara pihak yang berseberangan menganggap, seni seharusnya mempunyai kawasan otonomi sendiri. Yang tidak selamanya berbasis kerakyatan. Lalu, apakah Timur bisa dikategorikan sebagai seniman yang masuk salah satu di antara dua golongan tersebut? Itu adalah satu hal yang tak begitu penting lagi untuk dicari. Karena menurut Timur, hanya satu hal yang pasti saat ini. Baginya, Sihir Cinta hanyalah sebuah langkah awal, sebelum nanti akan dilanjutkan dengan 'gerakan-gerakan' selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Kita tunggu saja…&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-6246630538658146478?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/6246630538658146478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=6246630538658146478&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/6246630538658146478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/6246630538658146478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/05/dari-sang-lintang-lanang.html' title='DARI SANG LINTANG LANANG'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-47182720439668617</id><published>2008-05-05T06:17:00.000-07:00</published><updated>2008-05-05T06:24:11.034-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampanyeCinta DI TEGAL'/><title type='text'>PEMBELAAN TIMUR TERHADAP perempuan</title><content type='html'>&lt;a href="javascript:void(0)" tabindex="10" onclick="return false;"&gt;&lt;span&gt;Mempublikasikan Posting&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SB8KDVggxQI/AAAAAAAAAD4/-dtEApv8i0I/s1600-h/01.+UNDANGAN+rinduHamidah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SB8KDVggxQI/AAAAAAAAAD4/-dtEApv8i0I/s320/01.+UNDANGAN+rinduHamidah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196883547438236930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;rinduHamidah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Pertunjukan Seni Baca Puisi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Timur Sinar Suprabana di Tegal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;DEWAN&lt;/b&gt; Kesenian  Tegal bersama Akademi Kebudayaan Tegal dan Rumah Budaya Gubug Penceng terpastikan hendak menggelar pertunjukan seni baca puisi oleh penyair utama terpenting Semarang Timur Sinar Suprabana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menurut H. M. Enthieh Mudakir, penanggungjawab kegiatan, pertunjukan bertajuk &lt;i&gt;Rindu Hamidah&lt;/i&gt; itu akan berlangsung Minggu (4/5) jam 19.30 – 21.30 di Gedung Kesenian Tegal jalan Setiabudi nomor 163 Kota Tegal. “Pertunjukan ini merupakan ruang untuk menyuarakan puisi-puisi perlawanan Timur terhadap diskriminasi, penindasan, tindak kekerasan dan aniaya terhadap perempuan yang masih saja terjadi di negeri ini,” ujar Enthieh. “Sekaligus menjadi ruang kampanye cinta oleh penyair &lt;i&gt;sihirCinta&lt;/i&gt; itu.” tegas Enthieh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-47182720439668617?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/47182720439668617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=47182720439668617&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/47182720439668617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/47182720439668617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/05/pembelaan-timur-terhadap-perempuan.html' title='PEMBELAAN TIMUR TERHADAP perempuan'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/SB8KDVggxQI/AAAAAAAAAD4/-dtEApv8i0I/s72-c/01.+UNDANGAN+rinduHamidah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-8460750184445214734</id><published>2008-03-16T08:19:00.000-07:00</published><updated>2008-03-28T07:58:48.050-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CERMIN dari TIMUR dan HANDRY'/><title type='text'>pertemuan SAJAKSAJAK timur sinar suprabana DAN handry tm</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;AKHIRNYA, SETELAH PERNAH SALING SEMPAT BERTANYA,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;"PERLUKAH?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 153, 0);font-size:180%;" &gt;timur sinar suprabana&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;handry tm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;memutuskan untuk dengan sepenuhnya sadar memastikan,&lt;/span&gt; "&lt;span style="font-size:180%;"&gt;perlu!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;, dengan tanda seru, melahirhadirkan antologi puisi. mereka, yang walau sebagai pribadi boleh dikata cukup intens berkomunikasi; namun memang terbilang jarang terlihat jalan bareng dalam menempuh realisasi kerja kreatif. keduanya, handry tm ataupun timur sinar suprabana, terserah mana yang orang ingin lebih dahulu sebut, sejak tahun delapanpuluhan hingga kini memang memiliki realitas kreatif masing-masing. seperti rel: hanya tampak ketemu ketika orang, atau tegaskanlah anda, memandang mereka dari jauh. bulan ini, maret 2008, tiba-tiba, benar-benar tiba-tiba, mereka mendadak mengumumkan pada publik sastra untuk selekasnya menghadirkan kumpulan puisi.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);font-size:180%;" &gt;STAMBOEL MAEN MATA.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;begitu, kata handry tm, mengenai dan tentang judul antologi itu. barangkali, atau setidaknya yang diharap timur sinar suprabana, buku yang bakal diterbitkan oleh rumah budaya&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;gubuGPenceng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;itu bisa menjadi penting sebagai perwujutan jejak karya, syukur tonggak, di semarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;antologi yang diproyeksikan terbit paling lambat juni 2008 itu, akan memuat sekurang-kurangnya 60 puisi dari masing-masing penyair. mereka mencoba pula membujuk &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;sitok srengenge&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;untuk bersedia menjadi editor dan meminta, dengan hormat, pada&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;agus maladi irianto&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;untuk menulis pengantar buku. jadi? catat dan tunggu penerbitannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;TAGIH KALAU TAK KUNJUNG DILUNASKAN! &lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;tagih melalui &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 102, 51);"&gt;gubugpenceng@gmail.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-8460750184445214734?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/8460750184445214734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=8460750184445214734&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/8460750184445214734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/8460750184445214734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/03/pertemuan-sajaksajak-timur-sinar.html' title='pertemuan SAJAKSAJAK timur sinar suprabana DAN handry tm'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-3900961634243696664</id><published>2008-03-10T09:12:00.000-07:00</published><updated>2008-03-18T09:21:26.358-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REPORTASE KAMI DI SOLO'/><title type='text'>WISNU KESAWA MENULIS</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0.17in; line-height: 150%; color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;span style="font-size:13;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:22;"&gt;Jalan Sunyi Kepenyairan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-right: 0.01in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;  &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Oleh Wisnu  Kisawa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(76, 76, 76);"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(76, 76, 76);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;TIMUR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(76, 76, 76);"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);font-size:180%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;Sinar Suprabana mengucap lirih, tetapi penuh irama, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;sampun Dalu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;. Lalu, dia terus berucap sembari menyibakkan rambut, lalu menoleh perlahan. Ah, sungguh, tingkah itu tak kalah manis dari puisinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;br /&gt;Timur membaca sajak itu di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Senin (25/2) malam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;. Sajak-sajak itu terangkum dalam antologi Langit Semarang. Itulah antologi yang ditawarkan untuk dibicarakan dalam srawung sastra dengan pelaku dan penggemar sastra di Solo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;br /&gt;Dia tak sendirian. Ada &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Handry TM&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Beno Siang Pamungkas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Soekamto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Adin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;. Ada puluhan puisi dalam antologi itu, termasuk sajak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;sampun Dalu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt; karya Timur yang didedikasikan untuk &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Darmanto Jatman&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi-puisi itu dibacakan sang penyair. Dari Timur yang membaca dengan gaya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;i&gt;ritual&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt; sampai Beno yang berkesan eksentrik. Dan, taburan estetika puisi pun membuncah di Teater Arena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Timur-lah sang master malam itu. ”Saya jadi penyair bukan karena bapak saya penulis dan cerpenis. Namun lebih karena saya memang mau. Dan, ternyata saya bisa,” ujar Timur dalam paras penuh kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan totalitas terjaga dan kesetiaan, tak aneh jika dia mengganggap puisi bukan sekadar mengarang. Bahkan mungkin bukan sekadar persoalan menulis. Lebih dari itu, kepenyairan telah menyangkut persoalan hidup dan kehidupannya. ”Saya menikmati menjadi penulis (penyair). Ternyata saya bisa hidup dari sana,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi puisi telah memberikan kehidupan kepada Timur. Dalam totalitasnya yang sedemikian, masihkah ada yang menyangsikan jika gerakan tubuhnya pun bagai puisi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4 class="western" style="line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Tak Riil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Namun tunggu dulu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Gunawan Budi Susanto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;, pembicara diskusi seusai pembacaan, menyatakan meski banyak puisi telah lahir dari para penyair, sejatinya itu tak riil. Sebab, para penyair itu bagai menempuh jalan sunyi. Sendirian, berada di ruang dan waktu yang seolah-olah mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Timur terkenal? Iya. Namun, apakah semua hadirin di sini pernah membaca puisinya? Atau, adakah kaum akademisi yang membicarakan karya Timur, Handry, Beno, Soekamto, Slamet Priyatin, atau Adin? Itulah satu indikasi jalan sunyi kepenyairan,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah terka. Gunawan tak sedang mempertanyakan, apalagi menyangsikan kesenimanan, para penyair itu. Juga tak sedang menggugat kaum akademisi. Dia justru sedang menikmati kedigdayaan mereka yang tetap tegar dalam kesamaran batas keberadaan. ”Saya anggap mereka ‘orang-orang gila’ karena mau jadi penyair. Itulah yang saya nikmati malam ini. Menikmati jalan sunyi,” ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kedigdayaan para penempuh jalan sunyi itu makin lengkap ketika pembicara lain, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;b&gt;Dwi Susanto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;, menangkap keunikan puisi-puisi dalam Langit Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Teks seperti mengalami otonomi yang membebaskan dari bahasa lisan sang penyair. Dalam teori, pembacaan saya ini dikenal sebagai otonomi semantik,” ujar dosen Fakultas Sastra UNS itu. Ya, malam itu, muncul kenikmatan saat sejenak menyibak jalan sunyi para penyair!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="javascript:void(0)" tabindex="10" onclick="return false;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-3900961634243696664?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/3900961634243696664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=3900961634243696664&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/3900961634243696664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/3900961634243696664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/03/wisnu-kesawa-menulis.html' title='WISNU KESAWA MENULIS'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-1751462340071366017</id><published>2008-02-20T05:14:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T05:28:45.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIMUR DAN KAWAN-KAWAN DI TBJT SOLO'/><title type='text'>SILAKAN DATANG!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R7wp3khCeLI/AAAAAAAAAC0/cADJx7fNIEU/s1600-h/UNDANGAN+LANGITSEMARANG+II.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R7wp3khCeLI/AAAAAAAAAC0/cADJx7fNIEU/s400/UNDANGAN+LANGITSEMARANG+II.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169052506986281138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;KAMI BERENAM&lt;/span&gt;, yakni &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);font-size:180%;" &gt;TIMUR SINAR SUPRABANA, HANDRY TM, BENO SIANG PAMUNGKAS, SOEKAMTO, SLAMET PRIYATIN&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);font-size:180%;" &gt;ADIN HISTERIA&lt;/span&gt; terjadualkan untuk membacakan sajak-sajak kami di &lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;TAMAN BUDAYA JAWA TENGAH (TBJT) SOLO&lt;/span&gt;. kalau anda benar berhasrat untuk bisa menemusuai kami, &lt;span style="color: rgb(153, 153, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;SILAKAN DATANG&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);font-size:180%;" &gt;HARI SENIN, 25 FEBRUARI, JAM 19.30, DI TEATER ARENA TBJT SOLO, JALAN IR SUTAMI 57 SOLO.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;pementasan kami sekaligus menandai peluncuran &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ANTOLOGI PUISI  &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:180%;" &gt;langitSemarang&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;foru&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);font-size:100%;" &gt;m juga akan dilengkapkan dengan diskusi bersama &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 102, 51);font-size:180%;" &gt; GUNAWAN BUDI SUSANTO&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);font-size:180%;" &gt; &lt;/span&gt;yang hendak memapar &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;REALITAS PETA KEPENYAIRAN DI SEMARANG.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-1751462340071366017?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/1751462340071366017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=1751462340071366017&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/1751462340071366017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/1751462340071366017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/02/silakan-datang_20.html' title='SILAKAN DATANG!'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R7wp3khCeLI/AAAAAAAAAC0/cADJx7fNIEU/s72-c/UNDANGAN+LANGITSEMARANG+II.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-2309595259185022077</id><published>2008-02-10T23:51:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T00:48:00.751-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KERNA RINDU MEMANG SELALU MENYERU KALBUKU'/><title type='text'>LAGI..., BAKAL DATANG DARI TIMUR SINAR SUPRABANA!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R7ACzEhCeII/AAAAAAAAACU/ZZn0VQ_cwBo/s1600-h/RINDUHAMIDAH,+DEPAN.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R7ACzEhCeII/AAAAAAAAACU/ZZn0VQ_cwBo/s320/RINDUHAMIDAH,+DEPAN.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165631849002858626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-style: italic;font-size:180%;" &gt;&lt;b&gt;rindu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:6;" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Hamidah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 255);font-size:180%;" &gt;timur sinar suprabana&lt;/span&gt; bagai sedang tak tahu bagaimana untuk sepenghelaan nafas saja &lt;i&gt;diam&lt;/i&gt; atau mengambil jarak dengan dorongan hasrat untuk &lt;i&gt;gegawe&lt;/i&gt;. ketika kumpulan sajaknya &lt;i style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;&lt;b&gt;sihir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);font-size:180%;" &gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; sedang naik cetak untuk peluncuran akhir bulan februari atau paling lambat pertengahan maret bulan depan, ia sudah mempersiapkan satu lagi kumpulan sajaknya. &lt;i&gt;&lt;b&gt;rindu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;b&gt;Hamidah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;kumpulan sajak yang memuat 63 sajak timur sinar suprabana dari periode &lt;b&gt;angin Manis.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192); text-align: justify;"&gt;di luar &lt;i&gt;&lt;b&gt;sihir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;, pada rentang waktu relatif sama, berproses sejak desember 2007, timur juga sempat berkutat dengan upaya melahirhadirkan &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:180%;" &gt;&lt;b&gt;langit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Semarang&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192); text-align: justify;"&gt;ini antologi puisi yang memuat sajak-sajak &lt;b&gt;6 penyair di Semarang&lt;/b&gt; yang diterbitkan melalui kerja sama Rumah Budaya &lt;b style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;gubu&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);font-size:180%;" &gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;GP&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;enceng&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT)&lt;/b&gt;, Solo.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192); text-align: justify;"&gt;mereka yang menghadirkan sajak-sajaknya bersama Timur dalam&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt; langit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192); text-align: justify;"&gt;adalah Handry Tm, Beno Siang Pasmungkas, Soekamto, Slamet Priyatin, dan Adin. penyair di Semarang dari generasi yang berbeda. “antologi ini terjadualkan diluncurkan 25 februari di TBJT Solo,” ujar Timur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192); text-align: justify;"&gt;sambil menunggu realisasi peluncuran &lt;i&gt;&lt;b&gt;sihir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Cinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;langit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt; itulah Timur mengerjakan &lt;i&gt;&lt;b&gt;rindu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;b&gt;Hamidah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;. sekaligus, bersama Handry TM, suntuk juga merampungkan &lt;b style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;sampun &lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;b&gt;Dalu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;.&lt;/b&gt; ini cd pembacaan puisi Timur Sinar Suprabana yang diproduseri oleh Handry TM dan didedikasikan untuk sosok yang mereka cintai: &lt;b&gt;Darmanto Jatman.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-2309595259185022077?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/2309595259185022077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=2309595259185022077&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/2309595259185022077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/2309595259185022077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/02/lagi-bakal-datang-dari-ti-mur.html' title='LAGI..., BAKAL DATANG DARI TIMUR SINAR SUPRABANA!'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R7ACzEhCeII/AAAAAAAAACU/ZZn0VQ_cwBo/s72-c/RINDUHAMIDAH,+DEPAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-6209120869915364051</id><published>2008-02-10T23:30:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T00:45:39.865-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MEMANG UNTUK DARMANTO JATMAN'/><title type='text'>dari TIMUR dan HANDRY untuk DARMANTO JATMAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R6_6o0hCeEI/AAAAAAAAAB0/ZLYAk_XIi8Y/s1600-h/SAMPUN+DALU+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R6_6o0hCeEI/AAAAAAAAAB0/ZLYAk_XIi8Y/s400/SAMPUN+DALU+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165622876816177218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;sampun Dalu:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(255, 204, 204); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;memuat &lt;span style="font-size:180%;"&gt;keelokan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(255, 204, 204); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;pembacaan puisi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(255, 204, 204); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(255, 204, 204); text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Timur&lt;/span&gt; Sinar Suprabana&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Catatan: Rachel Oz&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:85%;" &gt;rachel_oz.gmail.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt; ORANG-ORANG&lt;/span&gt; yang mengenal &lt;b&gt;Timur Sinar Suprabana&lt;/b&gt;, dalam kapasitas Timur sebagai pribadi ataupun terlebih sebagai pekerja seni yang tangguh, pasti tak akan pernah mempertanyakan ulang kebenaran dari bahwa Timur adalah salah satu dari sangat sedikit aktor pertunjukan seni baca puisi di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Bahkan, selain &lt;b&gt;Rendra&lt;/b&gt;, harus saya catat bahwa memang hanya Timur yang masih mempertahankan &lt;i&gt;kemurnian darah&lt;/i&gt; pertunjukan seni baca puisi. Ialah pertunjukan seni baca puisi yang sepenuh-penuhnya mengandalkan pendistribusian keberadaannya, dengan tanpa bantuan atributik artistik apapun; iringan musik misalnya,  ~kecuali setting panggung~. Maka tiap kali berkesempatan menyaksikan Timur baca puisi, pada saat itulah saya ~dan tentu saja juga penikmat lain~ merasa tengah menyaksikan kesatuan badan, tubuh, diri dan jiwa &lt;i&gt;sedang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; membaca puisi.Mungkin tidak terlalu menghibur, namun selalu terasa menggetarkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Dengan disemangati kawan baik yang dalam beberapa tahun terakhir meningkat derajatnya menjadi sahabat baik, Handry TM, sastrawan dan penyair yang kini tercatat sebagai salah satu kreator dan pakar bidang pengerjaan media massa cetak ~sebagaimana Arswendo Atmowiloto~, Timur Sinar Suprabana diam-diam berproses melahir-hadirkan &lt;b&gt;CD Pembacaan Puisi&lt;/b&gt;. Karya independen kreatif bertajuk &lt;i&gt;&lt;b&gt;sampun Dalu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;itu memuat belasan pembacaan puisi oleh penyairnya. Timur Sinar Suprabana. Dan, sebagaimana penampilan Timur di panggung, kehadiran Timur di karya menarik ini juga tidak bertumpu pada niatan menghibur. Melainkan, setidaknya menurut saya, lebih ditenagai oleh hasrat untuk &lt;i&gt;menggetarkan pendengarnya&lt;/i&gt;. Di titik ini, percayalah, Timur benar-benar berhasil! Anda bisa membuktikannya dengan membeli dan mendengarkan cd ini selepas peluncuran resminya. Maret 2008.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Untuk Darmanto Jatman&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Macam bagaimana puisi-puisi yang dibacakan Timur di &lt;i&gt;&lt;b&gt;sampun Dalu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, tentu sangat mudah terpastikan. Ialah puisi-puisi Cinta. Puisi-puisi mengenai dan tentang cinta, mencintai, dicintai, kecintaan, bercinta dan apapun yang termungkinkan ~atau bahkan &lt;i&gt;selalu harus pasti~&lt;/i&gt;&lt;b&gt;Darmanto Jatman&lt;/b&gt;. Salah satu penyair &lt;i&gt;sepuh &lt;/i&gt;utama terpenting Indonesia saat ini selain Rendra, Goenawan Mohamad, dan Sapardi Djoko Damono.&lt;/span&gt; berkait-paut dengan cinta. Bagi saya, yang mengejutkan justru adalah karya yang diproduseri oleh Handry TM itu didedikasikan untuk &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Timur, siapapun yang mengenalnya tahu, bukan sosok yang memiliki kedekatan pribadi dengan orang yang biasa ia panggil &lt;b&gt;Oom Dar&lt;/b&gt; itu. Dan, bagi Darmanto Jatman, barangkali keberadaan Timur hanya diapresiasi sebatas &lt;i&gt;&lt;b&gt;cah kurang ajar sing ora isa diatur&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;Ketika bahwa karya &lt;i&gt;sepenting&lt;/i&gt; ini, bagi Timur, didedikasikan untuk Darmanto Jatman tidak berlebihan kalau saya penasaran dan bertanya, “Mengapa?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%; text-align: left; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Jawaban Timur betul-betul menggetarkan simpul keharuan saya, “Kerna sesungguhnya saya sangat mencintai Oom Dar. Barangkali, soal &lt;i&gt;betapa bahwa aku mencintainya&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;bagaimana caraku mencintainya&lt;/i&gt;, sungguh &lt;i&gt;mung Gusti Allah sing isa ngerti lan faham.&lt;/i&gt;” Soal lain, ujar Timur, “&lt;i&gt;Mumpung isih kumanan,&lt;/i&gt; saya memang pengin menyematkan sesuatu untuk Oom Dar. Dan &lt;i&gt;sesuatu&lt;/i&gt; itu ya cd ini. Yang saya garap dengan dorongan Handry TM. Harap tahu, &lt;b&gt;dalam soal mencintai Oom Dar&lt;/b&gt;, kawan Handry TM ini luar biasa betul. Ia, menurutku, mencintai Darmanto Jatman sampai ke taraf menjelma menjadi cinta itu sendiri... &lt;i&gt;Lha yen aku&lt;/i&gt;...&lt;i&gt;?&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Mung sak dermo mencintainya.&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0);" align="right"&gt; &lt;u&gt;&lt;b&gt;Rachel Oz, tinggal di Bandung.&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-6209120869915364051?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/6209120869915364051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=6209120869915364051&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/6209120869915364051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/6209120869915364051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/02/dari-timur-dan-handry-untuk-darmanto.html' title='dari TIMUR dan HANDRY untuk DARMANTO JATMAN'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R6_6o0hCeEI/AAAAAAAAAB0/ZLYAk_XIi8Y/s72-c/SAMPUN+DALU+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-4278278626764554835</id><published>2008-02-10T01:40:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T00:39:42.516-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DARI TIMUR UNTUK KALIAN'/><title type='text'>sihirCinta, kumpulan sajak timur sinar suprabana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R67IyEhCeBI/AAAAAAAAABU/V79r5fH_6Ow/s1600-h/SIHIRCINTA,+COVER+DEPAN.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R67IyEhCeBI/AAAAAAAAABU/V79r5fH_6Ow/s320/SIHIRCINTA,+COVER+DEPAN.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165286585171867666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 51, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:180%;" &gt;sudah&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);"&gt;lama aku ingin, Sangat!, berharap bisa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;memberi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Kalian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;sesuatu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, apa atau apa sebagai tanda bahwa aku, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;timur sinar suprabana&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, sebagai penyair dan terutama sebagai sesama manusia: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;mencintai Kalian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;bermula dari menurutkan hasrat ini, yang dari hari ke hari makin dan kian menguat, akhirnya kucoba teguhkan untuk memberi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Kalian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; yang aku paling punya banyak. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;turah-turah. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Puisi.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;maka, sendiri, dengan asyik dan khidmad, kuhimpun mereka, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Puisi Puisi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; itu, dalam satu buku bernama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;sihirCinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;. buku yang diterbitkan oleh &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;dewan kesenian semarang &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;bersama rumah budaya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;gubu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;GP&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;enceng.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;ia, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;sihirCinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, termungkinkan lahir dan hadir ke &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Kalian&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, bukan tak mustahil sebelum tanggal 25 februari 2008, juga antara lain berkat energi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;kawan &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;soekamto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; yang dalam kapasitasnya sebagai sekretaris &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;dewan kesenian semarang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; ataupun sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;penyair&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; dan pribadi bersedia repot &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;ngupakara&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; kemungkinan mewujudkan buku yang memuat lebih dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;100&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Puisi &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;selain &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;soekamto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; ada &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;kawan baik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; lain, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;daniel hakiki&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, yang dengan serius namun sabar menangani proses pracetak langsung dari kamar kerja saya. kamar di mana &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Gusti Allah&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;terCinta&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; tak pernah sedetikpun &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;mingser&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; untuk melimpahruahkan berkah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Nya&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;terhadapku bersama istri dan dua putri kandung kami.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;dari kamar yang penghuninya senantiasa diberkati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Nya&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;itu pula saya juga memilih satu dari belasan lukisan, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;work on paper&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;kawan baik &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;markaban&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;yang menjadi koleksi pribadi saya untuk kemudian saya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;scan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; dan saya tetapkan sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;sampul depan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;sihirCinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;terhadap mereka, sungguh tak tahu diri kalau saya tak menyampaikan pengucapan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Terimakasih&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;T&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;apresiasilah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;sihirCinta&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; sebagai tanda, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;bahwa aku mencintai Kalian. bahkan Kalian yang sebelum ini tak kukenal dan tak pula mengenalku.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;" lang="id-ID"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 102, 0); text-align: justify;font-family:times new roman;" lang="id-ID"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;salam.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; color: rgb(102, 51, 0);font-family:times new roman;" align="right" lang="id-ID"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-4278278626764554835?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/4278278626764554835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=4278278626764554835&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/4278278626764554835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/4278278626764554835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/02/sihircinta-kumpulan-sajak-timur-sinar.html' title='sihirCinta, kumpulan sajak timur sinar suprabana'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R67IyEhCeBI/AAAAAAAAABU/V79r5fH_6Ow/s72-c/SIHIRCINTA,+COVER+DEPAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-5829369930599904835</id><published>2008-02-09T23:08:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T00:43:46.502-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KERJA BARENG TBJT SOLO'/><title type='text'>langit semarang, antologi dari 6 penyair di semarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R66jkEhCd_I/AAAAAAAAABE/6DJ5csDpxz4/s1600-h/01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R66jkEhCd_I/AAAAAAAAABE/6DJ5csDpxz4/s320/01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165245662723471346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(153, 153, 0);"&gt;Kami, Rumah Budaya &lt;b&gt;gubu&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;enceng&lt;/b&gt; melalui kerja sama dengan &lt;b&gt;Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Solo&lt;/b&gt;, menerbitkan antologi puisi enam penyair Semarang. Buku setebal seratusan halaman itu memuat masing-masing belasan puisi karya &lt;b&gt;Timur Sinar Suprabana, Handry TM, Beno Siang Pamungkas, Soekamto, Slamet Priyatin &lt;/b&gt;dan&lt;b&gt; Adin.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;langit Semarang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;,&lt;/b&gt; antologi puisi itu, lahir dan hadir nyaris tanpa pretensi apa-apa selain sebagai upaya untuk &lt;i&gt;menandai&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;mendokumentasikan &lt;/i&gt;salah satu dari beberapa &lt;i&gt;lingkar kepenyairan&lt;/i&gt; di Semarang. Kota yang hampir tidak memiliki kebanggaan apapun selain kapasitas utama terpentingnya sebagai Ibu Kota dari Provinsi Jawa Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(153, 153, 0);"&gt;Buku dengan proses pra cetak dikerjakan oleh &lt;b&gt;Daniel Hakiki&lt;/b&gt; dengan gambar sampul depan dan belakang oleh &lt;b&gt;Markaban&lt;/b&gt; itu dijadualkan hendak diluncurkan di &lt;b&gt;TBJT Solo&lt;/b&gt; dengan dilengkapkan pembacaan puisi oleh para penyairnya pada tanggal &lt;b&gt;25 Februari 2008&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-5829369930599904835?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/5829369930599904835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=5829369930599904835&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/5829369930599904835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/5829369930599904835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/02/langit-semarang-antologi-dari-6-penyair.html' title='langit semarang, antologi dari 6 penyair di semarang'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N7d4byFcnt8/R66jkEhCd_I/AAAAAAAAABE/6DJ5csDpxz4/s72-c/01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1361449342589838117.post-2287059389677911190</id><published>2008-02-09T22:03:00.000-08:00</published><updated>2008-02-09T22:08:21.723-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERNAH SEMPAT NYARIS LENYAP'/><title type='text'>KAMI</title><content type='html'>&lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(172, 161, 112);font-size:100%;" &gt;kami, Rumah Budaya &lt;b&gt;gubu&lt;u&gt;&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;enceng&lt;/b&gt;, lahir dan hadir dari gagasan &lt;b&gt;r. soedjono satijopoetro&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;timur sinar suprabana&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;ompong kuswanto&lt;/b&gt;. pada awalnya kami merasa dan percaya bahwa &lt;b&gt;gubu&lt;u&gt;&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;enceng &lt;/b&gt;akan sanggup mengukuhkan keberadaannya sebagai ruang atau bahkan institusi yang memungkinkan menjadi titik awal gorong-gorong pelepasan dari hajat berkesenian dan berkebudayaan di semarang. sayangnya, apa boleh buat, setelah pada tahun pertama eksistensinya, &lt;b&gt;2001-2002&lt;/b&gt;, sempat menyelenggarakan &lt;b&gt;orasi budaya rendra&lt;/b&gt; dan beberapa diskusi budaya dengan pembicara &lt;b&gt;setiawan jodhi&lt;/b&gt;, rumah budaya bukan saja &lt;i&gt;nyaris lenyap&lt;/i&gt; tetapi &lt;i&gt;benar-benar lenyap&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(172, 161, 112);font-size:100%;" &gt;barangkali&lt;b&gt; gubu&lt;u&gt;&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;enceng&lt;/b&gt; akan sepenuhnya terhapus dari realitas keberadaannya andai saja &lt;b&gt;timur sinar suprabana&lt;/b&gt;, tanpa &lt;b&gt;r. soedjono satijopoetro &lt;/b&gt;ataupun &lt;b&gt;ompong kuswanto&lt;/b&gt;, tidak memudian memutuskan untuk kembali menghadirkannya dan mulai berkegiatan secara mandiri, cerdas dan luhur dengan bendera&lt;b&gt; gubu&lt;u&gt;&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;enceng.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(172, 161, 112);font-size:100%;" &gt;sebagai awal, mulai &lt;b&gt;januari 2008&lt;/b&gt;, rumah budaya &lt;b&gt;gubu&lt;u&gt;&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;enceng&lt;/b&gt; melalui kerja sama dengan &lt;b&gt;dewan kesenian semarang &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;galeri seni lukis bua atie &lt;/b&gt;menyelenggarakan &lt;b&gt;Bedah Konsep&lt;/b&gt;. forum diskusi seni rupa dan pembacaan sajak serta telaah kritis dengan menghadirkan &lt;b&gt;markaban &lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;martin suryajaya&lt;/b&gt; sebagai pembicara serta &lt;b&gt;timur sinar suprabana&lt;/b&gt; sebagai pembaca sajak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(172, 161, 112);font-size:100%;" &gt;dari titik ini &lt;b&gt;gubu&lt;u&gt;&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;enceng &lt;/b&gt;melalui kerja sama dengan beberapa fihak sudah mengantongi beberapa aktivitas cerdas yang siap digulirkan. antara lain, penerbitan buku kumpulan puisi timur sinar suprabana, &lt;b&gt;&lt;i&gt;sihirCinta&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, bersama &lt;b&gt;dewan kesenian semarang.&lt;/b&gt; buku antologi puisi &lt;b&gt;timur sinar suprabana, handry tm, beno siang pamungkas, soekamto, slamet priyatin &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;adin. &lt;/b&gt;buku antologi bertajuk &lt;b&gt;&lt;i&gt;langitSemarang&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; itu diterbitkan melalui kerjasama dengan &lt;b&gt;taman budaya jawa tengah surakarta&lt;/b&gt;. di luar dua kegiatan tersebut&lt;b&gt; gubu&lt;u&gt;&lt;i&gt;GP&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;enceng &lt;/b&gt;juga sedang memproduksi &lt;b&gt;cd pembacaan puisi&lt;/b&gt; oleh &lt;b&gt;timur sinar suprabana&lt;/b&gt;, yakni &lt;b&gt;&lt;i&gt;dengan Cinta&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, yang diproduseri oleh penyair &lt;b&gt;handry tm&lt;/b&gt; dan didedikasikan untuk penyair &lt;b&gt;darmanto jatman&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(172, 161, 112);font-size:100%;" &gt;kami, bersama siapapun dan fihak manapun yang secara permanen ataupun temporer bersama kami, masih akan terus lebih lagi &lt;b&gt;Bergerak&lt;/b&gt; dengan &lt;b&gt;B&lt;/b&gt; besar. bergerak dari hari ke hari menuju Hati! mencoba memberi tanda dan makna pada ruang-ruang kreatif di semarang. kota yang nyaris tak memiliki nilai lebih selain fakta bahwa ia adalah ibu kota propinsi jawa tengah!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;" align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(172, 161, 112);font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;timur sinar suprabana.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(192, 192, 192);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1361449342589838117-2287059389677911190?l=rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/feeds/2287059389677911190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1361449342589838117&amp;postID=2287059389677911190&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/2287059389677911190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1361449342589838117/posts/default/2287059389677911190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahbudayagubugpenceng.blogspot.com/2008/02/kami.html' title='KAMI'/><author><name>TIM KREATIF gubuGPenceng</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07190967097946634613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
